Ketika ditanya tentang asal kita dari mana dan jawabannya adalah indramayu, orang lain yang berasal dari luar indramayu biasanya akan berfikir negatif. Kenapa? Karena mereka belum benar-benar mengenal kota indramayu lebih dekat. Hal inilah yang pernah saya alami sendiri.
Sebelah barat kabupaten indramayu berbatasan dengan kabupaten subang, sebelah utara berbatasan dengan laut jawa, sebelah selatan berbatasan dengan kabupaten majalengka, sumedang dan kabupaten cirebon. Kabupaten indramayu merupakan salah satu kabupaten yang mempunyai ragam pesona budaya di propinsi Jawa Barat. Lantas apa saja pesona budaya tersebut. Saya akan mencoba untuk memaparkannya:
1. Ngarot
Ngarot berasal dari bahasa sansekerta yang artinya ngaruwat, ngaruwat itu sendiri adalah membersihkan diri dari noda dan dosa yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang di masa lalu.
Upacara adat ngarot diadakan di desa lelea kabupaten indramayu. Upacara adat ini biasanya diadakan pada saat datangnya musim penghujan. Dan ketika musim penghujan tiba, para petani tersebut akan memulai untuk menggarap sawahnya. Biasanya upacara adat ngarot ini diadakan sekitar bulan oktober - desember. Selain menyambut datangnya musim penghujan, upacara adat ngarot juga dijadikan ajang mencari jodoh muda mudi bagi penduduk setempat.
2. Nadran
Nadran adalah upacara adat para nelayan di pesisir pantai utara pulau jawa, salah satunya adalah di kabupaten indramayu tepatnya di pantai Eretan kulon, Eretan wetan, dadap, limbangan dan karangsong.
Seperti halnya ngarot, upacara adat nadran juga diadakan sekitar bulan oktober - desember. Upacara adat ini mempunyai tujuan untuk mensyukuri hasil tangkapan ikan, berharap dan berdoa di tahun depan mendapatkan hasil yang lebih banyak lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar